Ramah Tamah FEBI, Dekan: Jangan Pernah Melupakan Orang-Orang yang Telah Berjasa

GORONTALO (IAINSAG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar Ramah Tamah Tahun Akademik 2024/2025, bertempat di Gedung Grand Palace Convention Center, Rabu (25/09/2024).

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., sekaligus mewakili Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan dan para Wakil Dekan FEBI, Ketua dan Sekretaris Jurusan, para Dosen, Staf Administrasi, dan para orangtua /pendamping sarjana serta sejumlah tamu undangan.

Dekan FEBI IAIN Sutan Amai Gorontalo, Dr. Roni Mohamad, SE., M.Si., saat memberikan sambutan, mengucapkan terima kasih kepada para dosen yang telah mendidik para sarjana yang saat ini telah menyelesaikan prosesi akademik di FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dekan FEBI juga menyampaikan bahwa, setelah mendapat gelar, para sarjana akan memasuki universitas yang begitu besar yaitu ‘universitas masyarakat’.

Menurutnya, disitulah keilmuan yang didapat akan diuji, apakah ilmu yang ada di Fakultas Ekonomi bisa berkesesuaian dengan yang ada di masyarakat.

“Setelah adik-adik selesai menempuh pendidikan S1 di FEBI di IAIN Sultan Amai Gorontalo, maka adik-adik akan masuk pada universitas yang besar yaitu universitas masyarakat. Disanalah keilmuan adik-adik akan diuji,” ujar Dekan FEBI.

Tak hanya itu, Dekan berpesan kepada para sarjana, agar ilmu yang didapat selama dibangku kuliah bisa bermanfaat di masyarakat dan selalu menghormati serta menghargai orang-orang yang sudah berjasa, terutama orangtua dan dosen. “Jangan pernah kalian melupakan orang-orang yang berjasa kepada kalian,” pesannya.(Hms/YN)

Gelar Roadshow Multifinance Syariah, FEBI Kolaborasi dengan MES

GORONTALO (IAINSAG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), menggelar Roadshow Multifinance Syariah dengan tema Berdaya Bersama Multifinance Syariah, bertempat di Auditorium Gedung Rektorat Lantai IV Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Rabu (07/05/2025).

Acara ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkeadilan di Provinsi Gorontalo.

Rangkaian acara juga diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Dr. KH. Ahmad Zubaidi, Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah, Samsul Bahris, Kepala Adira Syariah Gorontalo, dan Yusuf Bahtiar, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Turut hadir, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan, Dra. Hj. Farida Napu, M.Pd., Ketua Dewan Pakar MES Gorontalo, Drs. H. Ismail Puhi, MA., Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, M.Si., Para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan di lingkungan FEBI, Para Panitia, Mahasiswa, serta para tamu undangan.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Umum MES Gorontalo, Dr. Lukmanul Hakim Ajuna, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menambah literasi mengenai kebijakan dan keuangan syariah terhadap financial management.

“Kegiatan ini terselenggara dalam rangka untuk literasi kebijakan dan keuangan syariah terhadap financial management,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., saat membuka kegiatan tersebut, mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini sangat penting karena tidak hanya membahas literasi keuangan syariah, juga memperoleh informasi-informasi yang baru.

“Dengan Roadshow Multifinance Syariah tahun 2025 yang diadakan di sini, saya berharap bahwa kita semua bisa memahami apa dan bagaimana sesungguhnya multifinance syariah ini,” tandasnya. (Hms/YN)

Di Kota Kuching Malaysia, Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si dan beberapa dosen FEBI Jadi Presenter Internasional pada FEBS 2024

Bertempat di Hotel Hilton, Kota Kucing, Sarawak, Malaysia para dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo mempresentasikan naskahnya pada The Finance, Economics and Business Sustainability (FEBS) 2024  yang diselenggarkan oleh Fakulti Ekonomi dan Perniagaan Universiti Malaysia Sarawak pada tanggal 18 s.d. 20 September 2024.

Setidaknya 3 naskah yang berhasil lolos proses reviewer dan akhirnya dipresentasikan. Diantara naskah-naskah tersebut antara lain “Comparative Analysis of Factors Affecting Problem Credit in PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. and PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk. Period 2016-2023” yang dipresentasikan oleh Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si. Ketua jurusan Manajemen Keuangan Syariah dan Juniati Ismail, S.E.,M.Ak Skretaris Jurusan Perbankan Syariah, sementara naskah lain berjudul “Implementation of Environmental Management Accounting and Good Corporate Governance on Value Chain and its Implication on Financial Performence” yang dipresentasikan oleh Dr. Roni Mohamad, S.E.,M.S.i Dekan FEBI dengan Bakri, S.E.,M.Ak Ketua jurusan Akuntansi Syariah dengan.

BS merupakan konferensi terjadwal disetiap tahunnya, kali ini tema yang diusung adalah “Inclusive Development for Sustainable Future”. Rombongan IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam agenda yang sama juga mengunjungi Fakulti Ekonomi dan Perniagaan Universiti Malaysia Sarawak dalam ramka penjajakan kerja sama internasional. Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si selaku narahubung menyatakan bahwa inipun merupakan tour keluarga besar FEBI melintasi 2 negara disisi utara pulau Kalimantan. Kota Kinabalu dan Kuching Malaysia serta Kota Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam.

Dekan Dr. Roni Mohamad, S.E,.M.Si: FEBI Resmi Bekerjasama dengan FEB Universitas Malaysia Sarawak

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo DrRoni Mohamad, S.E,.M.Si bersama rombongan sukses menjajaki kerjasama dengan Fakulti Ekonomi dan Perniagaan (FEB) Universiti Malaysia Sarawak (Unimas). Rencana kerja sama yang awalnya hanya dengan agenda dosen tamu berhasil melahirkan Memorandum of Understanding (MoU) antara dua kampus tersebut. Dimana dari pihak Unimas ditandatangani oleh wakil rektor bidak akademik dan kerja sama yakni Prof. Dr. Ahmad Hata Rasit, sementara dari IAIN Sultan Amai diwakili oleh Dr. Lukman Arsyad, M.Pd selaku Wakil Rektor bidang kemhasiswaan dan Kerjasama.

 

Bertindak sebagai komunikator pada agenda tersebut adalah Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si. “Awalnya kita memang hanya izin bertamu disela-sela agenda konfrensi FEBS yang juga diselenggarakan oleh FEB Unimas tersebut. Alhamdulillah setelah saya ketemu dengan wakil dekannya sesaat setelah mempresentasikan paper, izin tersebut disetuji. Akhirnya pada keesokan harinya (20 September 2024) kami dijamu diruang rapat di fakultas itu. Maka berkembanglah diskusi hingga mengerucut pada penandatanganan MoU yang juga tertanggal yang sama. Tentu saja ini merupakan sebuah penghargaan kepada kami sebagai tamu” pungkasnya

Menurut Dekan FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo, kerja sama antara dengan FEB Unimas ini meliputi pengembangan program kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, hibah penelitian, praktik pengalaman kerja dan kuliah kerja pengabdian, pelaksanaan acara, seminar, lokakarya dan lainnya, serta agenda lain yang disepakati yang dapat meliputi tri dharma perguruan tinnggi. Ini merupakan agenda yang tidak terjadwal dalam lawatan FEBI kedua negara diutara pulau Kalimantan, yaitu Kota Kinabalu, Kota Bandar Seri Begawan, dan Kota Kucihing.

Mahasiswa dan Para Pimpinan FEBI ikut Menjajaki kerja sama dengan Universiti Brunei Darussalam School of Business and Economics

Mengejar akreditasi pada prodi-prodinya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjajaki kerja sama dengan UBD School of Business and Economics (UBDSBE) Universiti Brunei Darussalam. Penjajakan tersebut teragenda dalam diskusi tamu diaula UBDSBE pada 17 September 2024.

Menariknya, ditiga tahun terkhir mahasiswa FEBI ikut melibatkan diri dalam agenda internasional.  Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si sebagai narahubung yang juga sebagai pimpinan rombongan FEBI mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan kedua setelah sebelumnya ditahun 2018 juga sudah ada MoU dengan Univeritas Islam Sultan Syarif Ali (UNISSA).

Dr. Roni Mohamad dalam sambutannya mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan balasan, sebelumnya Dr. Muhammad Abdul telah datang menjadi dosen tamu diFEBI pada tahun sebelumnya. Setelah seremonial penyambutan Rombongan banyak berdiskusi dengan Ishaq Bhatti, Professor of Finance and Financial Econometrics/Statistics dari La Trobe University di Melbourne yang saat ini juga menjadi pengajar di Universiti Brunei Darussalam.

Ikut serta dalam rombongan FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo yang terdiri dari Dekan, Para Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan, serta mahasiswa yaitu beberapa ketua jurusan pada FEBI IAIN Manado. Dan ini merupakan perjalanan internasional FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo melintasi Utara Pulau Kalimantan diluar wilayah Indonsia (Kota Kinabalu, Kota Bandar Seri Begawan, dan Kota Kuching).

Prodi MKS FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar ALCISEB 2023

GORONTALO (IAINSAG) – Program Studi (Prodi) Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar Annual Conference of Islamic Economics and Bussines (ALCISEB) 2023 yang bertajuk Transformation and Digitalization of the Islamic Finance, di Auditorium Gedung Rektorat Lantai IV Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (19/08/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini, dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo Sekaligus Ketua Komisi Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Budiyanto Sidiki, S.Sos., M.Si., Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Taufik Hidayat, Ketua Asosiasi Prodi Manajemen Keuangan Syariah, Dr. Mukhamad Yazid Afandi, M.Ag.

Turut hadir juga Wakil Rektor (Warek) I IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Sofyan A.P. Kau, M.Ag., Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, M.Si., Para Wakil Dekan, Ketua Prodi MKS, Dr. Lukmanul Hakim Ajuna, M.M., Para Anggota Asosiasi Prodi Manajemen Keuangan Syariah di Gorontalo, Para Panitia, dan Mahasiswa.

Hadir sebagai Narasumber yaitu Rezzy Eko Caraka, Ph.D., Prof. Madya Dr. Mazuri Binti Abd Ghani, Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag., dan Dr. Muhdar HM, M.M., yang dipandu oleh moderator yakni Abdul Kadir Ismail, S.Pd., M.Hum.

Pada kesempatan tersebut, Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo dan KDEKS serta diselenggarakan oleh Prodi MKS.

“Kegiatan ini didukung penuh oleh Bank Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah. Kegiatan ini merupakan sebuah rangkaian dari kegiatan fakultas dan ini di follow up oleh teman-teman dari prodi Manajemen Keuangan Syariah,” bebernya.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan untuk peningkatan kualitas prodi dalam akreditasi yang bersinergi dengan stakeholder maupun pemerintah daerah.

Roni berharap, dengan terlaksananya kegiatan ini mampu melahirkan ide cemerlang untuk pengembangan fakultas dan kampus, sehingga berdampak positif bagi daerah.

“Insyaa Allah kegiatan ini melahirkan ide cemerlang untuk pengembangan fakultas maupun kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo itu sendiri dan insyaa Allah berdampak positif bagi daerah,” harapnya.

Sementara itu, Warek I IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Sofyan A.P. Kau, M.Ag., saat membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada Prodi MKS yang telah melaksanakan kegiatan ini yang bekerjasama dengan Asosiasi Prodi MKS, dan didukung oleh Bank Indonesia serta KDEKS.

“Tentu kita sangat apresiasi kepada teman-teman dari prodi Manajemen Keuangan Syariah yang bekerjasama dengan Asosiasi dan didukung oleh Bank Indonesia juga Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena tidak hanya membahas literasi digitalisasi keuangan syariah, juga memperoleh informasi-informasi yang baru.

Dengan mendapatkan dukungan dari stakeholder, sehingga menurutnya kegiatan ini bisa diselenggarakan tidak hanya memperluas wawasan, tetapi bisa juga untuk merumuskan kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kami sangat bersyukur, dapat dukungan penuh dari perwakilan BI, teman-teman Asosiasi, menyelenggarakan kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan, merumuskan kurikulum berbasis MBKM dan kedepan ini bisa kita lanjutkan,” pungkasnya. (Hms/YN)