Pelatihan Public Speaking di IAIN Sultan Amai Gorontalo Berlangsung Sukses, Peserta Antusias

Gorontalo – Kegiatan Public Speaking Class of FEBI yang diselenggarakan di lingkungan IAIN Sultan Amai Gorontalo berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme pada Selasa (21/4/2026). Bertempat di Creative Lounge FEBI, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta peserta umum yang ingin meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Dalam sambutan pembukaannya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Prof. Dr. Muhdar HM SE,ST.,M.M, menegaskan pentingnya keberanian dalam berkomunikasi. Ia menyampaikan:
“Gugup saat berbicara di depan umum itu wajar, bahkan pembicara hebat pun pernah mengalaminya. Kelas public speaking ini bukan untuk menjadi sempurna, tapi untuk belajar lebih percaya diri, lebih terstruktur, dan lebih berani menyampaikan ide. Karena ide hebat tidak akan berarti jika tidak bisa disampaikan dengan baik. Sebaliknya, ide sederhana bisa menjadi luar biasa jika disampaikan dengan tepat. Manfaatkan kesempatan ini sebagai ruang latihan untuk berani berbicara, berani menyampaikan pendapat, dan berani menjadi diri sendiri. Jangan takut salah, karena dari situlah kita belajar. Ingat bahwa kemampuan berbicara bukan bakat, tapi keterampilan yang bisa dilatih. Mulailah dari sekarang.”

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber profesional dari berbagai latar belakang, di antaranya Elmawati Jaya (News Anchor TVRI Gorontalo), Alfian Saman (Credit Marketing Head ADMF Gorontalo), Sumitro Hasan (Public Speaker Insania Radio), Prof. Dr. Muhdar HM SE,ST.,M.M (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam), serta Luqmanul Hakiem Ajuna dari PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.

Selama kegiatan berlangsung, peserta dibekali berbagai materi mulai dari teknik dasar hingga lanjutan dalam public speaking. Materi yang disampaikan mencakup cara mengatasi rasa gugup, membangun kepercayaan diri, serta strategi komunikasi efektif yang relevan untuk kebutuhan akademik maupun dunia kerja.

Tak hanya teori, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung. Para peserta diberi kesempatan untuk tampil dan mempresentasikan ide mereka di depan audiens, sehingga mampu mengasah keterampilan secara nyata dengan arahan langsung dari para pemateri.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berharga. Ia menilai materi yang disampaikan bersifat aplikatif dan membantu meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara di depan umum.

Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya membekali peserta dengan kemampuan komunikasi yang efektif sebagai persiapan menghadapi dunia profesional. Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas, seperti sertifikat, materi pelatihan, serta konsumsi selama kegiatan.

Melalui terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kemampuan public speaking mereka dan lebih siap dalam menyampaikan gagasan secara percaya diri di berbagai kesempatan.

Dekan FEBI IAIN SMART Prof. Dr. Muhdar HM SE,ST.,M.M Hadiri Halal Bihalal Kampus, Perkuat Sinergi Civitas Akademika

GORONTALO (IAINSMART) – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Prof. Dr. Muhdar HM SE,ST.,M.M turut ambil bagian dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART). Kegiatan ini berlangsung di Aula Rektorat Kampus 1 dan diikuti oleh seluruh unsur civitas akademika.

Kehadiran Dekan FEBI bersama jajaran pimpinan dan sivitas akademika lainnya menjadi bagian penting dalam mempererat silaturahmi antar elemen kampus pasca perayaan Idulfitri. Momentum Halal Bihalal ini dimanfaatkan sebagai ruang untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun institusi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN SMART, Prof. Dr. Ahmad Faisal, M.Ag., menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan wujud kesadaran kolektif untuk kembali kepada fitrah dan memperbaiki hubungan antar sesama. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh civitas akademika.

Partisipasi aktif Dekan FEBI dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen pimpinan fakultas dalam mendukung terciptanya lingkungan kampus yang harmonis dan produktif. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat menjadi energi positif dalam menjalankan berbagai program strategis kampus ke depan.

Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian sejumlah agenda penting institusi, seperti progres alih status IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN), peningkatan akreditasi program studi, serta penguatan kualitas sumber daya manusia melalui percepatan program guru besar.

Dengan keikutsertaan seluruh pimpinan, termasuk Dekan FEBI, Halal Bihalal ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas unit dalam mendorong kemajuan IAIN SMART secara berkelanjutan.

Gelar Ramah Tamah, Dekan FEBI: Jangan Berhenti Belajar

GORONTALO (IAINSMART) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) menggelar Ramah Tamah Tahun Akademik 2025/2026, yang bertempat di Gedung Grand Sumber Ria Gorontalo, Kamis (12/02/2026).

Hadir pada kegiatan tersebut, Rektor IAIN SMART yang diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. Sahmin Madina, M.Si., Dekan FEBI, para Wakil Dekan FEBI, Ketua dan Sekretaris Jurusan, para Dosen, Staf Administrasi, dan para orangtua pendamping serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Muhdar HM, S.E., S.T., M.M, mengatakan bahwa ramah tamah bukanlah sekadar acara seremonial, namun sebagai momentum yang sarat dengan nilai spiritual dan silaturahmi.

“Ramah tamah bukan hanya acara seremonial saja, tetapi sesungguhnya memiliki nilai spiritual dan nilai silaturahmi didalamnya,” ungkap Dekan FEBI.

Dalam sambutannya, Dekan memberikan pesan kepada para alumni untuk tidak berhenti belajar meski telah menyandang gelar sarjana.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena menurut Dekan, status sebagai Sarjana Ekonomi harus menjadi identitas yang melekat dalam sikap dan perilaku di tengah masyarakat.

“Ingat, Anda adalah sarjana ekonomi Islam. Jadilah seorang ekonom yang adil, bermartabat, amanah, profesional, dan berintegritas,” pesannya.

Tak hanya itu, bahkan Dekan mengingatkan, jika para alumni membawa nilai-nilai tersebut, maka keberadaan para alumni akan diterima dengan baik oleh masyarakat. Namun Dekan meyakini, bahwa fondasi utama kesuksesan adalah hubungan baik dengan Allah SWT.

“Yang lebih penting adalah perbaiki hubungan Anda dengan Allah SWT. Saya yakin, dengan hubungan kita yang baik kepada Allah SWT, maka secara otomatis hubungan kita kepada sesama manusia akan terjalin dengan baik. Kalau mau sukses dan berhasil, jangan lupakan Allah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III, Dr. Sahmin Madina, M.Si., menyampaikan bahwa perjalanan menjadi seorang Sarjana tidaklah mudah. Banyak dinamika yang harus dilewati, mulai dari tantangan akademik hingga persoalan pribadi yang menguji ketahanan dan kesabaran.

“Dalam perjalanan menjadi sarjana tentunya akan melewati berbagai macam dinamika,” ujar Warek III.

Oleh karenanya, pihaknya mengingatkan bahwa dalam momentum ramah tamah ini menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan kembali perjuangan yang telah dilalui. Bahkan Warek mengajak para alumni untuk mengingat kembali siapa saja yang telah berada di belakang mereka yang memberikan dukungan, doa, dan semangat sehingga berhasil menyelesaikan studi saat ini.

“Oleh karena itu, di malam ramah tamah ini kita mengenang kembali siapa yang ada di belakang kita, siapa yang membantu kita,” pungkasnya. (Hms/YN)

Studium General FEBI: Tantangan di Era Disrupsi Teknologi

Gorontalo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar kegiatan Studium General dalam rangka pembukaan perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengusung tema “Tantangan FEBI Era Disrupsi Teknologi”.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan diikuti oleh sivitas akademika, dosen, serta mahasiswa FEBI. Studium General ini bertujuan untuk memberikan wawasan strategis kepada mahasiswa dalam menghadapi perubahan besar akibat perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya dalam bidang ekonomi dan bisnis Islam.

Dalam sambutannya, pimpinan fakultas menegaskan bahwa era disrupsi teknologi telah mengubah lanskap ekonomi global, termasuk sektor keuangan syariah. Digitalisasi, financial technology (fintech), dan ekonomi berbasis platform menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus direspons secara adaptif oleh mahasiswa FEBI.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Muhdar HM, SE., ST., MM, yang menyampaikan bahwa mahasiswa FEBI harus mampu bertransformasi, tidak hanya memahami teori ekonomi Islam, tetapi juga menguasai teknologi digital sebagai instrumen penting dalam praktik ekonomi modern.

“Mahasiswa FEBI dituntut untuk adaptif, inovatif, dan memiliki literasi digital yang kuat agar mampu bersaing di era disrupsi,” ungkapnya.

Dalam pemaparannya, beliau mengulas berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan fintech syariah, transformasi digital lembaga keuangan Islam, hingga pentingnya inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti critical thinking, kreativitas, dan kemampuan komunikasi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran FEBI sebagai institusi yang melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di tingkat global.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung dinamis, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdialog langsung dengan narasumber.

Dekan FEBI Prof. Dr. Muhdar HM SE,ST.,M.M: Yudisium Jadi Momentum Peralihan dari Belajar ke Mengamalkan Ilmu

GORONTALO (IAINSMART) – Atmosfer kebahagian dan rasa syukur menyelimuti kampus Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo (IAIN SMART) pada Senin, 9 Februari 2026. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN SMART secara resmi menyelengarakan Prosesi Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung khidmat di Aula Fakultas Syariah Kampus II IAIN SMART.

Prosesi yudisium ini dihadiri oleh Dekan FEBI, Wakil Dekan I dan Wakil Dekan III, para Ketua dan Sekretaris Jurusan, dosen, tenaga kependidikan FEBI, serta 74 peserta yudisium sarjana dari empat jurusan. Pengukuhan peserta yudisium dilakukan langsung oleh Dekan FEBI IAIN SMART, Prof. Dr. Muhdar HM SE,ST.,M.M.

Dalam sambutannya, Prof. Muhdar menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar acara seremonial, melainkan momentum penting dalam perjalanan akademik mahasiswa.

“Yudisium bukan hanya seremoni pelepasan, tetapi titik transisi dari dunia pembelajaran menuju dunia pengamalan ilmu dalam kehidupan nyata,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam harus mampu mengimplementasikan ilmunya secara bertanggung jawab di tengah masyarakat.

“Ilmu ekonomi dan bisnis Islam tidak cukup berhenti sebagai pengetahuan, tetapi harus hidup dalam tindakan, kejujuran, dan praktik yang beretika,” tegasnya.

Mengutip pemikiran Imam Al-Ghazali, Dekan FEBI mengingatkan para lulusan agar tidak memisahkan ilmu dan amal.

“Ilmu tanpa amal adalah kegilaan, dan amal tanpa ilmu adalah kesia-siaan. Karena itu, ilmu yang saudara peroleh harus memberi dampak nyata bagi umat,” katanya.

Menurutnya, lulusan FEBI dipanggil untuk menjadi ekonom yang adil, pebisnis yang amanah, dan profesional yang berintegritas.

“Jangan menjadikan ilmu hanya untuk mencari popularitas, kekuasaan, atau kekayaan semata. Ilmu harus mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Prosesi yudisium ini juga menjadi momentum bersejarah, karena dilaksanakan menjelang transformasi kelembagaan IAIN Sultan Amai Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

“Ini adalah salah satu yudisium terakhir FEBI dengan status IAIN. Insyaallah ke depan kita akan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo,” ungkap Prof. Muhdar.

Menutup sambutannya, ia menyampaikan pesan kepada seluruh lulusan agar terus belajar dan menjaga nilai-nilai keislaman dalam setiap peran yang dijalani.

“Jangan pernah merasa selesai belajar. Amalkan ilmu di tengah masyarakat, jaga kejujuran, tanggung jawab, dan amanah, agar kehadiran saudara benar-benar memberi maslahat,” pungkasnya.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama Pegadaian Tingkatkan Edukasi dan Literasi Keuangan 2025 melalui Program Pegadaian Mengajar

Gorontalo (IAINSmart) –  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam bekerja sama dengan PT Pegadaian Cabang Limboto menyelengarakan kegiatan “Pegadaian Mengajar: Edukasi dan Literasi Keuangan 2025”. Kegiatan ini menghadirkan Pimpinan Pegadaian Cabang Limboto, Nurmubin Husain, sebagai narasumber dan berlangsung di Aula FEBI lantai 3 Kampus II IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Plt. Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, SE., M. Si., didampingi Plt Dekan I, Dr. Asna Usman Dilo, M. Pd. serta dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi serta tim dari Pegadaian Cabang Limboto.

Plt. Dekan FEBI dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kerjasama antara FEBI dan Pegadaian telah terjalin sejak lama dan memberikan dampak positif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam bidang ekonomi dan keuangan.

Beliau menegaskan bahwa Pegadaian bikan hanya dikenal sebagai lembaga gadai, tetapi juga memiliki berbagai produk keuangan modern seperti Tabungan emas, pembiayaan syariah, hingga layanan digital yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.

“Kami bersyukur kerja sama FEBI dengan Pegadaian sudah berjalan bertahun-tahun. Mahasiswa kita sangat diuntungkan dengan ilmu praktis, pengalaman lapangan, hingga peluang magang. Pegadaian juga menjadi salah satu lembaga yang aktif membantu kegiatan mahasiswa dan mendukung berbagai program kampus,” ujanya.

Lebih lanjut beliau menekankan pentingnya keuangan bagi mahasiswa di era ekonomi digital, termasuk kemampuan mengelola keuangan, memahami keuangan syariah, serta memanfaatkan fasilitas tabungan emas untuk perencanaan masa depan.

Sebagai narasumber, Nurmubin Husin menjelaskan peran Pegadaian dalam program literasi nasional. “Pegadaian ditugaskan oleh OJK untuk memberikan edukasi keuangan. Secara institusi kami hanya satu, tetapi memiliki dua layanan, yaitu konvensional dan syariah.” jelasnya. Ia mendorong mahasiswa agar mulai belajar mengelola keuangan sejak dini. “Tabungan emas bisa dimulai dari sepuluh ribu rupiah. Ini Langkah kecil tetapi sangat bermanfaat untuk masa depan.” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme mahasiswa. Pegadaian dan FEBI berkomitmen melanjutkan kolaborasi untuk memperkuat edukasi keuangan di lingkungan kampus.

FEBI Gelar Kuliah Tamu BSI Institute: Bedah Isu Global dan Strategi Penguatan Ekonomi Islam

Gorontalo (IAINSAG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan literasi ekonomi syariah melalui penyelengaraan Kuliah Tamu bekerja sama dengan BSI Institute, Office of Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Kantor Cabang Gorontalo, Rabu (05/11/2025)

Kuliah Tamu yang bertemakan “Ekonomi Islam dalam Lanskap Global: Isu Terkini, Arah kebijakan dan Strategi.” berlangsung di Aula Fakultas Syariah lantai III Kampus 2 IAIN Sultan Amai dengan menghadirkan narasumber Dr. Luqyan Tamanni, Head of BSI Institute.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd. turut hadir dan memberikan sambutan mewakili Kepala BSI KC. Gorontalo, Mohammad Irsan, Dept Head IB3 IBG. Hadir pula sebagai peserta Dekan FEBI, Dr. Ronni Mohammad, SE., M.SI, Para Wakil Dekan, Kajur/Sekjur FEBI, Mahasiswa IAIN, Bersama Tim BSI lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Rektor III Dr. H, Lukman Arsyad, M.Pd. menegaskan eratnya hubungan IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan Bank Syariah Indonesia yang telah berlangsung lama dan memberi dampak signifikan bagi pelayanan kampus dan memberikan kemudahan bagi sivitas akademika. “Kami IAIN Sultan Amai Gorontalo benar-benar sangat terbantu dengan layanan BSI. Baik dari sisi sistem pembayaran mahasiswa maupun dukungan untuk berbagi program kampus,” ungkapnya.

Lebih jauh, beliau mendorong mahasiswa FEBI untuk tampil sebagai penggerak utama ekonomi syariah. “Jadilah pelaku utama ekonomi. Jangan menjadi penonton. kita harus berdiri di kaki kita sendiri dan menjadi bagian dari pengutan ekonomi umat,” tegasnya.

Sementara itu mewakili Kepala BSI KC. Gorontalo, Mohammad Irsan, Dept Head IB3 IBG, dalam sambutannya menegaskan komitmen kuat BSI terhadap dunia Pendidikan, khususnya IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam memberikan pelayanan terbaik bagi sivitas akademika. “Alhamdulillah, hampir seluruh transaksi kampus kini telah menggunakan layanan BSI. Kami di kantor pusat Bersama teman-teman di cabang sangat konsen memberikan support untuk pengembangan BSI di IAIN Sultan Amai Gorontalo,” jelasnya.

Menutup sambutannya beliau menyapaikan harapan agar kegiatan kuliah tamu ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa FEBI dalam memperdalam pengetahuannya terkait ekonomi dan keuangan syariah. Beliau juga berpesan agar mahasiswa dapat menjadi agen literasi dan pelaku ekonomi syariah di masa depan. “Adik-adik semua adalah calon penyebar ekonomi syariah. Serap ilmu dari dosen dan narasumber hari ini untuk melanjutkan perjuangan memasyarakatkan ekonomi syariah,” ucapnya.

Dalam kuliah tamu Dr. Luqyan Tamanni sebagai narasumber menyapaikan kuliah yang mengupas dinamika ekonomi global, prospek ekonomi Indonesia, serta tantangan yang dihadapi ekonomi syariah di tengah perubahan global. Beliau menekankan bahwa literasi dan inklusi ekonomi syariah masih harus terus diperkuat, dan dikampus memiliki peran strategis dalam mewujudkannya. “Tugas kita di kampus ini menjadikan ekonomi syariah, perbankan syariah, keuangan syariah, dan juga instrument lainnya menjadi tuan rumah di Indonesia, tuan rumah di Gorontalo, dan tuan rumah di rumah kita.” terangnya.

Dengan terselengaranya kuliah tamu ini, FEBI kembali menunjukkan wujud konkret kolaborasi startegis dengan dunia industri, khususnya lembaga keuangan syariah terbesar di Indonesia. Kerja sama yang kuat ini juga melahirkan berbagai program nyata bagi sivitas kampus, seperti bantuan penelitian, beasiswa akhir studi, dan program magang alumni dari BSI Pusat.

Ramah Tamah FEBI, Dekan: Jangan Pernah Melupakan Orang-Orang yang Telah Berjasa

GORONTALO (IAINSAG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar Ramah Tamah Tahun Akademik 2024/2025, bertempat di Gedung Grand Palace Convention Center, Rabu (25/09/2024).

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., sekaligus mewakili Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan dan para Wakil Dekan FEBI, Ketua dan Sekretaris Jurusan, para Dosen, Staf Administrasi, dan para orangtua /pendamping sarjana serta sejumlah tamu undangan.

Dekan FEBI IAIN Sutan Amai Gorontalo, Dr. Roni Mohamad, SE., M.Si., saat memberikan sambutan, mengucapkan terima kasih kepada para dosen yang telah mendidik para sarjana yang saat ini telah menyelesaikan prosesi akademik di FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dekan FEBI juga menyampaikan bahwa, setelah mendapat gelar, para sarjana akan memasuki universitas yang begitu besar yaitu ‘universitas masyarakat’.

Menurutnya, disitulah keilmuan yang didapat akan diuji, apakah ilmu yang ada di Fakultas Ekonomi bisa berkesesuaian dengan yang ada di masyarakat.

“Setelah adik-adik selesai menempuh pendidikan S1 di FEBI di IAIN Sultan Amai Gorontalo, maka adik-adik akan masuk pada universitas yang besar yaitu universitas masyarakat. Disanalah keilmuan adik-adik akan diuji,” ujar Dekan FEBI.

Tak hanya itu, Dekan berpesan kepada para sarjana, agar ilmu yang didapat selama dibangku kuliah bisa bermanfaat di masyarakat dan selalu menghormati serta menghargai orang-orang yang sudah berjasa, terutama orangtua dan dosen. “Jangan pernah kalian melupakan orang-orang yang berjasa kepada kalian,” pesannya.(Hms/YN)

Gelar Roadshow Multifinance Syariah, FEBI Kolaborasi dengan MES

GORONTALO (IAINSAG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), menggelar Roadshow Multifinance Syariah dengan tema Berdaya Bersama Multifinance Syariah, bertempat di Auditorium Gedung Rektorat Lantai IV Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Rabu (07/05/2025).

Acara ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkeadilan di Provinsi Gorontalo.

Rangkaian acara juga diisi dengan diskusi panel yang menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Dr. KH. Ahmad Zubaidi, Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah, Samsul Bahris, Kepala Adira Syariah Gorontalo, dan Yusuf Bahtiar, Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulut, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Turut hadir, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan, Dra. Hj. Farida Napu, M.Pd., Ketua Dewan Pakar MES Gorontalo, Drs. H. Ismail Puhi, MA., Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, M.Si., Para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan di lingkungan FEBI, Para Panitia, Mahasiswa, serta para tamu undangan.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Umum MES Gorontalo, Dr. Lukmanul Hakim Ajuna, M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menambah literasi mengenai kebijakan dan keuangan syariah terhadap financial management.

“Kegiatan ini terselenggara dalam rangka untuk literasi kebijakan dan keuangan syariah terhadap financial management,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. H. Zulkarnain Suleman, M.HI., saat membuka kegiatan tersebut, mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini sangat penting karena tidak hanya membahas literasi keuangan syariah, juga memperoleh informasi-informasi yang baru.

“Dengan Roadshow Multifinance Syariah tahun 2025 yang diadakan di sini, saya berharap bahwa kita semua bisa memahami apa dan bagaimana sesungguhnya multifinance syariah ini,” tandasnya. (Hms/YN)

Di Kota Kuching Malaysia, Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si dan beberapa dosen FEBI Jadi Presenter Internasional pada FEBS 2024

Bertempat di Hotel Hilton, Kota Kucing, Sarawak, Malaysia para dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo mempresentasikan naskahnya pada The Finance, Economics and Business Sustainability (FEBS) 2024  yang diselenggarkan oleh Fakulti Ekonomi dan Perniagaan Universiti Malaysia Sarawak pada tanggal 18 s.d. 20 September 2024.

Setidaknya 3 naskah yang berhasil lolos proses reviewer dan akhirnya dipresentasikan. Diantara naskah-naskah tersebut antara lain “Comparative Analysis of Factors Affecting Problem Credit in PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk. and PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk. Period 2016-2023” yang dipresentasikan oleh Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si. Ketua jurusan Manajemen Keuangan Syariah dan Juniati Ismail, S.E.,M.Ak Skretaris Jurusan Perbankan Syariah, sementara naskah lain berjudul “Implementation of Environmental Management Accounting and Good Corporate Governance on Value Chain and its Implication on Financial Performence” yang dipresentasikan oleh Dr. Roni Mohamad, S.E.,M.S.i Dekan FEBI dengan Bakri, S.E.,M.Ak Ketua jurusan Akuntansi Syariah dengan.

BS merupakan konferensi terjadwal disetiap tahunnya, kali ini tema yang diusung adalah “Inclusive Development for Sustainable Future”. Rombongan IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam agenda yang sama juga mengunjungi Fakulti Ekonomi dan Perniagaan Universiti Malaysia Sarawak dalam ramka penjajakan kerja sama internasional. Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si selaku narahubung menyatakan bahwa inipun merupakan tour keluarga besar FEBI melintasi 2 negara disisi utara pulau Kalimantan. Kota Kinabalu dan Kuching Malaysia serta Kota Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam.