Kukuhkan 80 Sarjana, FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar Yudisium Semester Genap TA 2025/2026

GORONTALO, febi.iaingorontalo.ac.id — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Yudisium Sarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, bertempat di Aula Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo, Selasa (14/7/2026).

Pada yudisium kali ini, sebanyak 80 mahasiswa dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar sarjana. Mereka berasal dari empat program studi di lingkungan FEBI, yakni Perbankan Syariah sebanyak 34 mahasiswa, Ekonomi Syariah 21 mahasiswa, Manajemen Keuangan Syariah 19 mahasiswa, dan Akuntansi Syariah 6 mahasiswa.

Yudisium merupakan momen sakral sekaligus membanggakan, sebagai pengukuhan resmi atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan seluruh rangkaian akademik. Kegiatan ini menjadi penanda transisi para lulusan dari dunia kampus menuju dunia kerja dan pengabdian di tengah masyarakat.

Dibuka Langsung oleh Dekan FEBI

Kegiatan yudisium dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Muhdar HM, M.M. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan banyak arahan dan wejangan kepada para calon wisudawan sebagai bekal menapaki babak baru kehidupan.

Dekan mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium atas capaian yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di FEBI.

Dalam wejangannya, Dekan berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya semangat belajar sepanjang hayat dan kemampuan beradaptasi di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

Selain itu, Dekan mengajak para wisudawan untuk selalu menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berkarya, serta membangun jejaring dan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di masa mendatang.

Empat Wisudawan Berprestasi

Pada yudisium kali ini, FEBI juga memberikan apresiasi kepada para calon wisudawan/wisudawati berprestasi dari masing-masing program studi. Mereka adalah:

  • Akuntansi Syariah — Edis, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86
  • Perbankan Syariah — Muhammad Firdaus Dukalang, dengan IPK 3,88
  • Ekonomi Syariah — Dania U. Wonggole, dengan IPK 3,82
  • Manajemen Keuangan Syariah — Safitri, dengan IPK 3,80

Capaian para wisudawan berprestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik selama menempuh pendidikan.

Momentum Kebanggaan dan Harapan

Kegiatan yudisium berlangsung khidmat dan penuh haru. Wajah bangga terpancar dari para calon wisudawan yang telah melewati berbagai tantangan hingga sampai pada titik kelulusan.

Melalui kegiatan ini, FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap para lulusan dapat menjadi sarjana yang unggul, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Yudisium ini sekaligus menjadi bukti komitmen FEBI dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing di bidang ekonomi dan bisnis Islam.

Siapkan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja, FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar Pembekalan PPL Bersama Bank Indonesia dan Pegadaian Syariah

GORONTALO, — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar kegiatan Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi mahasiswa, bertempat di Aula Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan ini menjadi tahap penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke berbagai instansi mitra untuk menjalani PPL. Melalui pembekalan, mahasiswa dibekali wawasan praktis, kesiapan mental, serta pemahaman etika kerja agar mampu beradaptasi dengan cepat di dunia kerja yang sesungguhnya.

Dibuka Langsung oleh Dekan FEBI

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo, Prof. Dr. Muhdar HM, M.M. Dalam pembukaannya, Dekan menekankan bahwa PPL bukan sekadar formalitas akademik, melainkan sarana strategis bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di lapangan.

Dekan juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta menjadikan PPL sebagai momentum membangun jejaring dan pengalaman profesional yang berharga.

Arahan dari Ketua Panitia

Ketua Panitia kegiatan, Nurul Fadhilah, S.E., M.E.K, dalam sambutannya menyampaikan arahan sekaligus motivasi kepada para mahasiswa peserta PPL. Ia menegaskan pentingnya kesiapan, tanggung jawab, dan profesionalisme selama menjalankan praktik di lapangan.

Ia berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan PPL dengan sebaik-baiknya, tidak hanya untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga untuk mengasah keterampilan dan memperluas relasi di dunia kerja.

Dua Narasumber dari Institusi Keuangan Terkemuka

Pembekalan kali ini menghadirkan dua narasumber dari lembaga keuangan yang memiliki peran strategis di Provinsi Gorontalo.

Narasumber pertama, Ciptoning Suryo Condro dari Bank Indonesia, membawakan materi bertajuk “Peran Bank Indonesia dalam Pengembangan UMKM, Digitalisasi Usaha, dan Pemberdayaan Wirausaha Muda di Provinsi Gorontalo.”

Dalam paparannya, ia menjelaskan bagaimana Bank Indonesia berperan dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk melalui program pendampingan, akses pembiayaan, dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Ia juga menyoroti pentingnya digitalisasi usaha di era ekonomi modern serta peluang besar bagi wirausaha muda untuk berkontribusi dalam perekonomian daerah. Materi ini diharapkan membuka wawasan mahasiswa tentang peran lembaga negara dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Narasumber kedua, Rachmat Djafar dari Pegadaian Syariah, menyampaikan materi “Menjadi Talenta yang Dicari: Etika, Penampilan, Kompetensi, dan Integritas di Era Persaingan Kerja.”

Ia mengajak mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi ketatnya persaingan dunia kerja dengan membangun empat pilar utama: etika, penampilan profesional, kompetensi, dan integritas. Menurutnya, kompetensi akademik saja tidak cukup; talenta yang dicari perusahaan adalah mereka yang mampu menampilkan sikap profesional, dapat dipercaya, dan memiliki karakter yang kuat. Materi ini memberikan bekal praktis bagi mahasiswa dalam membentuk citra diri yang positif saat memasuki dunia kerja.

Harapan dari Kegiatan

Melalui kegiatan Pembekalan PPL ini, FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap para mahasiswa memperoleh bekal yang matang — baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap — sebelum melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan di berbagai institusi mitra.

Kegiatan berlangsung tertib dan antusias, ditandai dengan aktifnya interaksi antara mahasiswa dan para narasumber. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pembekalan ini dapat menjadi modal berharga bagi mahasiswa untuk menjadi lulusan yang unggul, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.

Pengunguman 3

Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman

Pengunguman 2

Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman

Pengunguman 1

Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman Pengunguman

Studium General FEBI: Tantangan di Era Disrupsi Teknologi

Gorontalo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar kegiatan Studium General dalam rangka pembukaan perkuliahan semester genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengusung tema “Tantangan FEBI Era Disrupsi Teknologi”.

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dan diikuti oleh sivitas akademika, dosen, serta mahasiswa FEBI. Studium General ini bertujuan untuk memberikan wawasan strategis kepada mahasiswa dalam menghadapi perubahan besar akibat perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, khususnya dalam bidang ekonomi dan bisnis Islam.

Dalam sambutannya, pimpinan fakultas menegaskan bahwa era disrupsi teknologi telah mengubah lanskap ekonomi global, termasuk sektor keuangan syariah. Digitalisasi, financial technology (fintech), dan ekonomi berbasis platform menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus direspons secara adaptif oleh mahasiswa FEBI.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Dr. Muhdar HM, SE., ST., MM, yang menyampaikan bahwa mahasiswa FEBI harus mampu bertransformasi, tidak hanya memahami teori ekonomi Islam, tetapi juga menguasai teknologi digital sebagai instrumen penting dalam praktik ekonomi modern.

“Mahasiswa FEBI dituntut untuk adaptif, inovatif, dan memiliki literasi digital yang kuat agar mampu bersaing di era disrupsi,” ungkapnya.

Dalam pemaparannya, beliau mengulas berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan fintech syariah, transformasi digital lembaga keuangan Islam, hingga pentingnya inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti critical thinking, kreativitas, dan kemampuan komunikasi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran FEBI sebagai institusi yang melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perubahan zaman serta mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam di tingkat global.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung dinamis, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berdialog langsung dengan narasumber.

Ramah Tamah FEBI, Dekan: Jangan Pernah Melupakan Orang-Orang yang Telah Berjasa

GORONTALO (IAINSAG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar Ramah Tamah Tahun Akademik 2024/2025, bertempat di Gedung Grand Palace Convention Center, Rabu (25/09/2024).

Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd., sekaligus mewakili Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo, Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan dan para Wakil Dekan FEBI, Ketua dan Sekretaris Jurusan, para Dosen, Staf Administrasi, dan para orangtua /pendamping sarjana serta sejumlah tamu undangan.

Dekan FEBI IAIN Sutan Amai Gorontalo, Dr. Roni Mohamad, SE., M.Si., saat memberikan sambutan, mengucapkan terima kasih kepada para dosen yang telah mendidik para sarjana yang saat ini telah menyelesaikan prosesi akademik di FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Dekan FEBI juga menyampaikan bahwa, setelah mendapat gelar, para sarjana akan memasuki universitas yang begitu besar yaitu ‘universitas masyarakat’.

Menurutnya, disitulah keilmuan yang didapat akan diuji, apakah ilmu yang ada di Fakultas Ekonomi bisa berkesesuaian dengan yang ada di masyarakat.

“Setelah adik-adik selesai menempuh pendidikan S1 di FEBI di IAIN Sultan Amai Gorontalo, maka adik-adik akan masuk pada universitas yang besar yaitu universitas masyarakat. Disanalah keilmuan adik-adik akan diuji,” ujar Dekan FEBI.

Tak hanya itu, Dekan berpesan kepada para sarjana, agar ilmu yang didapat selama dibangku kuliah bisa bermanfaat di masyarakat dan selalu menghormati serta menghargai orang-orang yang sudah berjasa, terutama orangtua dan dosen. “Jangan pernah kalian melupakan orang-orang yang berjasa kepada kalian,” pesannya.(Hms/YN)