Dekan Dr. Roni Mohamad, S.E,.M.Si: FEBI Resmi Bekerjasama dengan FEB Universitas Malaysia Sarawak

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Sultan Amai Gorontalo DrRoni Mohamad, S.E,.M.Si bersama rombongan sukses menjajaki kerjasama dengan Fakulti Ekonomi dan Perniagaan (FEB) Universiti Malaysia Sarawak (Unimas). Rencana kerja sama yang awalnya hanya dengan agenda dosen tamu berhasil melahirkan Memorandum of Understanding (MoU) antara dua kampus tersebut. Dimana dari pihak Unimas ditandatangani oleh wakil rektor bidak akademik dan kerja sama yakni Prof. Dr. Ahmad Hata Rasit, sementara dari IAIN Sultan Amai diwakili oleh Dr. Lukman Arsyad, M.Pd selaku Wakil Rektor bidang kemhasiswaan dan Kerjasama.

 

Bertindak sebagai komunikator pada agenda tersebut adalah Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si. “Awalnya kita memang hanya izin bertamu disela-sela agenda konfrensi FEBS yang juga diselenggarakan oleh FEB Unimas tersebut. Alhamdulillah setelah saya ketemu dengan wakil dekannya sesaat setelah mempresentasikan paper, izin tersebut disetuji. Akhirnya pada keesokan harinya (20 September 2024) kami dijamu diruang rapat di fakultas itu. Maka berkembanglah diskusi hingga mengerucut pada penandatanganan MoU yang juga tertanggal yang sama. Tentu saja ini merupakan sebuah penghargaan kepada kami sebagai tamu” pungkasnya

Menurut Dekan FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo, kerja sama antara dengan FEB Unimas ini meliputi pengembangan program kolaboratif, pertukaran dosen dan mahasiswa, hibah penelitian, praktik pengalaman kerja dan kuliah kerja pengabdian, pelaksanaan acara, seminar, lokakarya dan lainnya, serta agenda lain yang disepakati yang dapat meliputi tri dharma perguruan tinnggi. Ini merupakan agenda yang tidak terjadwal dalam lawatan FEBI kedua negara diutara pulau Kalimantan, yaitu Kota Kinabalu, Kota Bandar Seri Begawan, dan Kota Kucihing.

Mahasiswa dan Para Pimpinan FEBI ikut Menjajaki kerja sama dengan Universiti Brunei Darussalam School of Business and Economics

Mengejar akreditasi pada prodi-prodinya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjajaki kerja sama dengan UBD School of Business and Economics (UBDSBE) Universiti Brunei Darussalam. Penjajakan tersebut teragenda dalam diskusi tamu diaula UBDSBE pada 17 September 2024.

Menariknya, ditiga tahun terkhir mahasiswa FEBI ikut melibatkan diri dalam agenda internasional.  Dr. Luqmanul Hakiem Ajuna, SE.I.,M.M.,M.Si sebagai narahubung yang juga sebagai pimpinan rombongan FEBI mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan kedua setelah sebelumnya ditahun 2018 juga sudah ada MoU dengan Univeritas Islam Sultan Syarif Ali (UNISSA).

Dr. Roni Mohamad dalam sambutannya mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan balasan, sebelumnya Dr. Muhammad Abdul telah datang menjadi dosen tamu diFEBI pada tahun sebelumnya. Setelah seremonial penyambutan Rombongan banyak berdiskusi dengan Ishaq Bhatti, Professor of Finance and Financial Econometrics/Statistics dari La Trobe University di Melbourne yang saat ini juga menjadi pengajar di Universiti Brunei Darussalam.

Ikut serta dalam rombongan FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo yang terdiri dari Dekan, Para Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan, serta mahasiswa yaitu beberapa ketua jurusan pada FEBI IAIN Manado. Dan ini merupakan perjalanan internasional FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo melintasi Utara Pulau Kalimantan diluar wilayah Indonsia (Kota Kinabalu, Kota Bandar Seri Begawan, dan Kota Kuching).

Prodi MKS FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo Gelar ALCISEB 2023

GORONTALO (IAINSAG) – Program Studi (Prodi) Manajemen Keuangan Syariah (MKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menggelar Annual Conference of Islamic Economics and Bussines (ALCISEB) 2023 yang bertajuk Transformation and Digitalization of the Islamic Finance, di Auditorium Gedung Rektorat Lantai IV Kampus 1 IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (19/08/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini, dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo Sekaligus Ketua Komisi Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Budiyanto Sidiki, S.Sos., M.Si., Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Taufik Hidayat, Ketua Asosiasi Prodi Manajemen Keuangan Syariah, Dr. Mukhamad Yazid Afandi, M.Ag.

Turut hadir juga Wakil Rektor (Warek) I IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Sofyan A.P. Kau, M.Ag., Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, M.Si., Para Wakil Dekan, Ketua Prodi MKS, Dr. Lukmanul Hakim Ajuna, M.M., Para Anggota Asosiasi Prodi Manajemen Keuangan Syariah di Gorontalo, Para Panitia, dan Mahasiswa.

Hadir sebagai Narasumber yaitu Rezzy Eko Caraka, Ph.D., Prof. Madya Dr. Mazuri Binti Abd Ghani, Dr. H. Dadang Husen Sobana, M.Ag., dan Dr. Muhdar HM, M.M., yang dipandu oleh moderator yakni Abdul Kadir Ismail, S.Pd., M.Hum.

Pada kesempatan tersebut, Dekan FEBI, Dr. Roni Mohamad, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo dan KDEKS serta diselenggarakan oleh Prodi MKS.

“Kegiatan ini didukung penuh oleh Bank Indonesia, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah. Kegiatan ini merupakan sebuah rangkaian dari kegiatan fakultas dan ini di follow up oleh teman-teman dari prodi Manajemen Keuangan Syariah,” bebernya.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan untuk peningkatan kualitas prodi dalam akreditasi yang bersinergi dengan stakeholder maupun pemerintah daerah.

Roni berharap, dengan terlaksananya kegiatan ini mampu melahirkan ide cemerlang untuk pengembangan fakultas dan kampus, sehingga berdampak positif bagi daerah.

“Insyaa Allah kegiatan ini melahirkan ide cemerlang untuk pengembangan fakultas maupun kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo itu sendiri dan insyaa Allah berdampak positif bagi daerah,” harapnya.

Sementara itu, Warek I IAIN Sultan Amai Gorontalo, Dr. H. Sofyan A.P. Kau, M.Ag., saat membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada Prodi MKS yang telah melaksanakan kegiatan ini yang bekerjasama dengan Asosiasi Prodi MKS, dan didukung oleh Bank Indonesia serta KDEKS.

“Tentu kita sangat apresiasi kepada teman-teman dari prodi Manajemen Keuangan Syariah yang bekerjasama dengan Asosiasi dan didukung oleh Bank Indonesia juga Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting karena tidak hanya membahas literasi digitalisasi keuangan syariah, juga memperoleh informasi-informasi yang baru.

Dengan mendapatkan dukungan dari stakeholder, sehingga menurutnya kegiatan ini bisa diselenggarakan tidak hanya memperluas wawasan, tetapi bisa juga untuk merumuskan kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kami sangat bersyukur, dapat dukungan penuh dari perwakilan BI, teman-teman Asosiasi, menyelenggarakan kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan, merumuskan kurikulum berbasis MBKM dan kedepan ini bisa kita lanjutkan,” pungkasnya. (Hms/YN)