Gorontalo (IAINSAG) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan literasi ekonomi syariah melalui penyelengaraan Kuliah Tamu bekerja sama dengan BSI Institute, Office of Economist PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Kantor Cabang Gorontalo, Rabu (05/11/2025)
Kuliah Tamu yang bertemakan “Ekonomi Islam dalam Lanskap Global: Isu Terkini, Arah kebijakan dan Strategi.” berlangsung di Aula Fakultas Syariah lantai III Kampus 2 IAIN Sultan Amai dengan menghadirkan narasumber Dr. Luqyan Tamanni, Head of BSI Institute.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III, Dr. H. Lukman Arsyad, M.Pd. turut hadir dan memberikan sambutan mewakili Kepala BSI KC. Gorontalo, Mohammad Irsan, Dept Head IB3 IBG. Hadir pula sebagai peserta Dekan FEBI, Dr. Ronni Mohammad, SE., M.SI, Para Wakil Dekan, Kajur/Sekjur FEBI, Mahasiswa IAIN, Bersama Tim BSI lainnya.
Dalam sambutannya Wakil Rektor III Dr. H, Lukman Arsyad, M.Pd. menegaskan eratnya hubungan IAIN Sultan Amai Gorontalo dengan Bank Syariah Indonesia yang telah berlangsung lama dan memberi dampak signifikan bagi pelayanan kampus dan memberikan kemudahan bagi sivitas akademika. “Kami IAIN Sultan Amai Gorontalo benar-benar sangat terbantu dengan layanan BSI. Baik dari sisi sistem pembayaran mahasiswa maupun dukungan untuk berbagi program kampus,” ungkapnya.
Lebih jauh, beliau mendorong mahasiswa FEBI untuk tampil sebagai penggerak utama ekonomi syariah. “Jadilah pelaku utama ekonomi. Jangan menjadi penonton. kita harus berdiri di kaki kita sendiri dan menjadi bagian dari pengutan ekonomi umat,” tegasnya.
Sementara itu mewakili Kepala BSI KC. Gorontalo, Mohammad Irsan, Dept Head IB3 IBG, dalam sambutannya menegaskan komitmen kuat BSI terhadap dunia Pendidikan, khususnya IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam memberikan pelayanan terbaik bagi sivitas akademika. “Alhamdulillah, hampir seluruh transaksi kampus kini telah menggunakan layanan BSI. Kami di kantor pusat Bersama teman-teman di cabang sangat konsen memberikan support untuk pengembangan BSI di IAIN Sultan Amai Gorontalo,” jelasnya.
Menutup sambutannya beliau menyapaikan harapan agar kegiatan kuliah tamu ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa FEBI dalam memperdalam pengetahuannya terkait ekonomi dan keuangan syariah. Beliau juga berpesan agar mahasiswa dapat menjadi agen literasi dan pelaku ekonomi syariah di masa depan. “Adik-adik semua adalah calon penyebar ekonomi syariah. Serap ilmu dari dosen dan narasumber hari ini untuk melanjutkan perjuangan memasyarakatkan ekonomi syariah,” ucapnya.
Dalam kuliah tamu Dr. Luqyan Tamanni sebagai narasumber menyapaikan kuliah yang mengupas dinamika ekonomi global, prospek ekonomi Indonesia, serta tantangan yang dihadapi ekonomi syariah di tengah perubahan global. Beliau menekankan bahwa literasi dan inklusi ekonomi syariah masih harus terus diperkuat, dan dikampus memiliki peran strategis dalam mewujudkannya. “Tugas kita di kampus ini menjadikan ekonomi syariah, perbankan syariah, keuangan syariah, dan juga instrument lainnya menjadi tuan rumah di Indonesia, tuan rumah di Gorontalo, dan tuan rumah di rumah kita.” terangnya.
Dengan terselengaranya kuliah tamu ini, FEBI kembali menunjukkan wujud konkret kolaborasi startegis dengan dunia industri, khususnya lembaga keuangan syariah terbesar di Indonesia. Kerja sama yang kuat ini juga melahirkan berbagai program nyata bagi sivitas kampus, seperti bantuan penelitian, beasiswa akhir studi, dan program magang alumni dari BSI Pusat.