Gorontalo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo sukses menggelar kegiatan “Gerakan Wakaf Hijau” pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus FEBI ini diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) dan mahasiswa dengan penuh antusias.
Sejak pagi hari, peserta mulai berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dalam suasana santai namun sarat makna. Selain kegiatan kebersamaan seperti bakar ikan dan makan bersama, acara ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antar civitas akademika.
Tidak hanya berorientasi pada kebersamaan, Gerakan Wakaf Hijau juga mengusung misi penting dalam meningkatkan kesadaran akan pelestarian lingkungan. Konsep wakaf yang diangkat dalam kegiatan ini diperluas, tidak hanya dalam bentuk aset ekonomi, tetapi juga sebagai kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya kampus yang peduli lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan. Hal ini dinilai penting mengingat tantangan kerusakan lingkungan yang semakin kompleks.
Menariknya, kegiatan ini juga dinilai sejalan dengan program ekoteologi yang tengah digagas oleh Menteri Agama Republik Indonesia. Program tersebut menekankan pentingnya peran agama dalam merespons isu-isu lingkungan, dengan mendorong umat untuk menjaga alam sebagai bagian dari tanggung jawab spiritual.
Dengan terselenggaranya Gerakan Wakaf Hijau ini, FEBI IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap dapat menjadi pelopor dalam gerakan kampus hijau serta menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar hingga selesai dan diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan di masa mendatang.