Kolaborasi FEBI dan Fakultas Syariah IAIN SMART Tingkatkan Literasi Digital Santri di Pondok Pesantren Azharul Khairat

Gorontalo – Pondok Pesantren Azharul Khairat kembali menjadi pusat kegiatan pengembangan kompetensi santri melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN SMART bekerja sama dengan Dosen Fakultas Syariah IAIN SMART. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk workshop bertajuk “Strategi Konten Digital dan Desain Grafis untuk Branding Pondok Pesantren Modern”, yang berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai di kompleks pondok pesantren.

Acara dibuka secara resmi oleh Pengasuh Pondok Pesantren Azharul Khairat, Dr. Zulfiah, S.H.I., M.S.I., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi digital bagi santri di era informasi saat ini. Dr. Zulfiah menyampaikan bahwa penguasaan konten digital dan desain grafis bukan sekadar keterampilan tambahan, tetapi menjadi bagian dari strategi pengembangan pondok pesantren modern untuk beradaptasi dengan dunia digital dan memperkuat citra lembaga pendidikan.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Fandli Supandi, M.Kom., Dosen FEBI IAIN SMART, dan Fajrullah, M.H., Dosen Fakultas Syariah IAIN SMART. Keduanya memberikan paparan mendalam tentang strategi pembuatan konten digital, prinsip desain grafis, serta penerapan branding yang efektif dalam konteks pondok pesantren. Peserta diajak untuk memahami bagaimana desain visual yang menarik dan konten digital yang terstruktur dapat menjadi sarana komunikasi yang efektif, sekaligus mendukung penguatan identitas pondok pesantren di era digital.

Kegiatan ini dirancang dengan tujuan yang komprehensif, antara lain:

  • Meningkatkan literasi visual santri, sehingga mampu memahami pesan visual dan memanfaatkan media digital untuk pendidikan dan promosi pondok pesantren.
  • Memberikan pemahaman pentingnya desain grafis untuk branding, agar santri dapat menciptakan konten yang mendukung citra positif pondok pesantren di masyarakat luas.
  • Membekali kemampuan analisis desain secara kritis, sehingga peserta mampu mengevaluasi konten digital dengan pendekatan profesional dan kreatif.
  • Menumbuhkan kreativitas dan estetika, mendorong santri untuk mengembangkan ide inovatif yang dapat diaplikasikan pada kegiatan pondok maupun media sosial resmi pondok pesantren.

Selain itu, workshop ini juga menjadi wahana interaksi langsung antara santri dan dosen, sehingga membuka ruang diskusi mengenai tantangan, peluang, dan strategi optimalisasi konten digital di lingkungan pendidikan pesantren. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi modal penting bagi santri dalam mengelola media digital, baik untuk kegiatan pendidikan, dakwah, maupun promosi pondok pesantren.

Dalam penutupan, para peserta menyampaikan antusiasme tinggi dan apresiasi atas materi yang disampaikan. Mereka berharap keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung perkembangan pondok pesantren dan membentuk generasi santri yang kreatif, kritis, serta adaptif terhadap kemajuan teknologi.

Workshop ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi IAIN SMART dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis kreativitas digital di pondok pesantren, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Islam untuk membentuk generasi muda yang kompeten, inovatif, dan berdaya saing tinggi di era modern.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi pondok pesantren lain di Gorontalo dan sekitarnya untuk memanfaatkan literasi digital sebagai bagian dari strategi pengembangan pendidikan dan branding lembaga.